HTC Ubah Strategi pemasaran agar bisa bersaing secara kompetitif

1

Dagelan – Ketatnya persaingan pasar smartphone yang kini lebih banyak didominasi vendor-vendor asal China membuat sinar HTC kian semakin tergerus. Vendor asal Taiwan ini kerap kali meluncurkan produk terbarunya hingga lebih dari 10 kali dalam kurun waktu satu tahun. Namun demikian, penjualannya masih tetap kalah jauh jika dibandingkan dengan vendor lain semacam Oppo dan Xiaomi.

Menyiasati hal demikian, Presiden of Smartphone and Connected Device Business HTC Chialin Chang mengatakan, pihaknya akan mengubah strategi pemasaran smartphonenya dengan cara hanya akan merilis beberapa seri terbaru saja pada tahun ini.

Seperti dikutip dari Engadget, Senin (16/1/2017), di tahun 2017 ini, kabarnya HTC hanya akan merilis sekitar tujuh smartphone saja. Perubahan strategi ini dilakukan agar perusahaan dapat lebih fokus ke fitur inti smartphone besutannya, sehingga bisa bersaing di pasaran.

Salah satu fitur yang kini menjadi andalan perusahaan tersebut adalah teknologi asisten virtual besutannya sendiri. Sistem tersebut untuk pertama kalinya disematkan pada produk terbaru  yakni HTC U Ultra.

Chang menyebut, asisten virtual itu sebagai kombinasi dari API Google Awareness, ditambah dengan informasi perangkat yang didukung data pihak ketiga. Seiring perjalanan waktu, perangkat itu akan mempelajari kebiasaan pengguna agar bisa memberikan informasi penting.

Meskipun teknologi serupa sebenarnya sudah hadir di perangkat Android lain, pendekatan yang dilakukan HTC jauh lebih mendalam. Nilai tambah asisten virtual ini adalah data yang dikumpulkannya disimpan dalam cloud, sehingga pengguna tak perlu repot memindahkan data ketika berganti perangkat.

Karena itu, selama 2017, HTC akan menghadirkan beragam fitur tambahan melalui update secara berkala. Dengan demikian, pengalaman pengguna akan lebih baik, terutama saat memanfaatkan layanan dari pihak ketiga.

 

author
No Response

Leave a reply "HTC Ubah Strategi pemasaran agar bisa bersaing secara kompetitif"