Kenapa Sih Baterai Hp Android Cepat Habis?

batt android

Dagelan –  Handphone Android mempunyai salah satu keunggulan yaitu bisa selalu “online”. Anda akan memperoleh notifikasi pesan, data atau informasi baru dari setiap aplikasi yang terinstall di tablet/hp Android secara instan. Artinya tablet/ponsel Android selalu terkoneksi  dan melakukan sinkronisasi ke jaringan internet atau server dari masing-masing aplikasi. Hal inilah yang paling membuat ponsel Android boros baterai.

Kondisi sinyal jaringan telepon yang tidak menentu, semakin memperparah daya tahan baterai Android. Kalau sinyal lemah, handphone akan membutuhkan daya ekstra untuk mempertahankan sinyal tersebut. Selain itu sinyal yang buruk akan membuat koneksi data menjadi lambat sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengakses internet, melakukan sinkronisasi, dll.

Di sisi lain, banyaknya aplikasi yang terinstall di smartphone Android membuat daya baterai cepat habis. Perangkat yang low batt hingga mati di saat kritis sudah menjadi hal biasa terjadi di kalangan pemakai android.

Apa saja sih penyebab borosnya pemakaian baterai pada android?. berikut beberapa penyebabnya :

1. Terlalu banyak widget di homescreen

Bila terlalu banyak widget di homescreen maka berpotensi memenuhi layar dan memboroskan daya baterai. Periksalah widget mana yang tidak terlalu dibutuhkan, lalu non-aktifkan. Langkah ini bisa sedikit membantu menghemat pemakaian baterai.

2. Banyaknya Aplikasi boros daya

Banyaknya aplikasi media sosial atau game online terinstall yang selalu online dan update membuat baterai akan cepat habis. Contoh aplikasi yang memboroskan baterai seperti ini adalah Facebook. Cara mengetahui aplikasi mana yang memboroskan baterai sangatlah Mudah. Cukup buka bagian “battery” di menu “settings” Android, lalu lihat “battery usage”. Di dalamnya ada grafik berisi sejarah pemakaian baterai perangkat semenjak terakhir kali di-charge. Nah, di bawahnya terdapat daftar aplikasi mana yang paling banyak menyedot daya.

Aplikasi yang menggunakan GPS untuk memetakan lokasi juga rakus daya. Supaya tidak boros, setting lokasi bisa diubah menjadi “Wi-fi and Mobile Networks Only”, lalu kembali diganti menjadi GPS apabila sedang memakai layanan navigasi seperti Google Maps.

3. Baterai sering panas

Hindari menaruh ponsel di tempat-tempat yang berpotensi mengalami panas seperti laci dashboard mobil di siang hari. Apabila ponsel panas saat sedang dipakai seperti saat bermain game, istirahatkan sebentar untuk menurunkan suhu. Sejumlah riset menyebutkan bahwa umur baterai ponsel modern bisa dimaksimalkan apabila kapasitasnya hanya diisi hingga 80-90 persen saat charging. Kapasitas baterai juga mesti dijaga agar tidak drop di bawah 10 persen. Apabila mengikuti langkah di atas, sebaiknya sesekali isi baterai hingga 100 persen untuk “menyegarkan” baterai agar tetap mampu mengisi kapasitasnya hingga maksimal.

4. Mode power saving tak dinyalakan

Sejak OS versi 5.0 (Lollipop), sistem operasi Android sudah menyertakan fitur penghemat baterai “power saving” yang akan diaktifkan saat kapasitas baterai mencapai angka 15 persen. Mode khusus ini mengirit pemakaian daya dengan mematikan animasi, sinkronisasi di background, dan mengurangi kecerahan layar. Pastikan power saving secara otomatis sudah terpilih.

5. Kecerahan layar terlalu tinggi

Komponen ponsel yang paling banyak mengonsumsi daya adalah layar, apalagi bila tingkat kecerahannya (brightness) diatur terlalu tinggi. Untuk menghemat baterai, sebaiknya atur tingkat kecerahan ke level yang rendah tapi masih nyaman di mata. Opsi screen timeout yang mengatur kapan ponsel mematikan layar saat sedang tidak dipakai juga bisa diperpendek (misalnya menjadi 5 atau 10 detik) supaya layar tak terlalu lama dibiarkan menyala percuma.

 

author
No Response

Leave a reply "Kenapa Sih Baterai Hp Android Cepat Habis?"