Larangan Operasi Truk pengangkut barang Jelang Lebaran

larangan truk beroperasi jelang lebaran

Jakarta – Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan mulai 1 Juli 2016 (H-5) sampai dengan 10 Juli 2016 (H+3) truk pengangkut barang dilarang beroperasi jelang datangnya lebaran. Hal ini diberlakukan guna mengurangi terjadinya tingkat kemacetan di sejumlah ruas jalan.

AKBP Budiyanto mengungkapkan bahwa larangan tersebut bukanlah tanpa sebab. Namun  hal ini sudah tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan No 22 Tahun 2016 Tanggal 8 Juni 2016 tentang pengaturan lalu lintas larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang dan penutupan jembatan timbang pada masa angkutan Lebaran 1437 H, Selasa (28/6/2016).

Adapun angkutan barang yang dimaksud di antaranya kendaraan pengangkut bahan bangunan, truk gandeng serta kendaraan kontainer dan kendaraan pengangkut barang dengan sumbu lebih dari dua.

“Kecuali truk pengangkut BBM dan BBG, atau bawa bahan pokok, pupuk, susu murni, barang antaran pos. Kalau truknya bawa motor untuk pengangkutan mudik gratis juga diperbolehkan,” jelas AKBP Budiyanto.

Jika ada truk pengangkut minum air kemasan, ia mengimbau untuk bisa mengirim barang tersebut sebelum hari pelarangan.

“Dan bagi perusahaan dan pengguna jasa angkutan barang agar bisa memahaminya dengan baik sehingga tidak terjadi kesalahan dalam mengoperasionalkan kendaraannya dan tetap mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambah AKBP Budiyanto.

 

 

 

 

 

author
No Response

Leave a reply "Larangan Operasi Truk pengangkut barang Jelang Lebaran"