Tak Bayar Denda di Bank, STNK Penerobos Busway Bakal Diblokir

bus way

Jakarta – Bagi pelanggar yang menerobos jalur busway, polisi akan memberikan surat tilang slip warna biru dengan denda tilang maksimal Rp 500 ribu mulai hari ini, Senin (13/6/2016). Penindakan dengan tilang biru diprioritaskan di jalur protokol kawasan Sudirman-Thamrin

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan bagi pelanggar yang diberikan tilang slip warna biru maka pelanggar harus bayar ke bank yang sudah ditunjuk. Apabila tidak dilaksanakan, maka ketika dia melakukan perpanjangan STNK,  nantinya STNK tersebut akan diblokir.

“ini untuk memberikan efek jera. Diharapkan kesadaran masyarakat lebih disiplin, jadi masyarakat harus membayar denda maksimal itu ke bank kalau tidak mau kena blokir,” kata AKBP Budiyanto.

AKBP Budiyanto menjelaskan, nantinya pelanggar tetap akan disita SIM atau STNK-nya apabila terbukti menerobos busway. Barang bukti sitaan tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan selambatnya Kamis sebelum sidang tilang pada Jumat dilaksanakan.

“Tetap kita sita SIM atau STNK-nya. Nanti kita serahkan ke pengadilan. Setelah denda dibayar, nanti barang buktinya bisa diambil di pengadilan atau di penyidik kalau belum diserahkan (oleh penyidik) ke pengadilan, sambil menyerahkan tanda bukti pembayaran tilang,” jelas AKBP Budiyanto.

author
No Response

Leave a reply "Tak Bayar Denda di Bank, STNK Penerobos Busway Bakal Diblokir"